Abu Bakar Memiliki Kedisiplinan Dalam Memimpin Yang Wajib Kita Teladani
Article

Abu Bakar Memiliki Kedisiplinan Dalam Memimpin Yang Wajib Kita Teladani

  • 02 Sep 2021
  • Zahra Nur Azizah

Yang kita ketahui bahwa manusia diciptakan oleh Alllah selain untuk beribadah kepada Allah manusia juga terlahir sebagai pemimpin dimuka bumi. Namun faktanya masih banyak manusia yang masih tidak memiliki jiwa kepemimpinan sekalinya pun ada kualitas diri sebagai pemimpinnya masih kurang baik. 

Salah satu tokoh yang memiliki kualitas kedisiplinan dalam memimpin ialah Abu Bakar. Beliau juga merupakan salah satu sahabat Rasulullah yang mendapatkan julukan As-sidiq yang artinya jujur. Sebab, dalam prinsip Abu Bakar tertanam bahwa sebagai pemimpin harus jujur, peduli dengan keadaan rakyat dan lain sebagainya. Apa saja sih kedisiplinan yang dimiliki Abu Bakar dalam memimpin, mari simak dibawah ini.

1. Tidak menggunakan fasilitas Negara demi kepentingan pribadi
Tidak sedikit orang mau itu dia seorang pemimpin Negara atau perusahaan pasti akan tergiur dengan fasilitas atau harta yang diberikan untuk mereka semua. Terkadang mereka masih merasa kurang puasa yang membuat mereka melakukan korupsi. Dampak yang terjadi akan merugikan Negara dan rakyat yang dipimpin.

Sebagai seorang pemimpin harusnya kita mencontoh prilaku Abu Bakar dimana harta yang diberikan kepada dia. Tidak digunakan pada urusan pribadi melainkan dia berikan kepada rakyatnya yang lebih membutuhkannya. Dan Abu Bakar selalu menjunjung tinggi yang namanya kejujuran dan mengajarkan hal tersebut kepada rakyatnya, bukan sekedar ucapan melainkan bukti yang membuat rakyat percaya dan selalu patuh kepada Abu Bakar.

2. Baik dalam memilih dan merancang strategi
Kedisiplinan lainnya beliau dapat memilih anggota atau mentri sebagai patner dalam membantu membangun Negara yang maju dan memikirkan kehidupan rakyat. Karena dalam memipinpin semua Negara harus memilik mentri yang dapat membantu dan bertanggung jawab dalam merancang dan menjalankannya. Selain memilih mentri, beliau juga tegas akan menjadi pemimpin agar semua mentri tidak ada yang korupsi dan hal buruk lainnya. Maka sebagai seorang pemimpin harus tegas dan profesional dalam memilih dan mengangkat mentri Negara agar sebuah Neagara yang dipimpin menjadi maju dan rakyat hidup Makmur

3. Teladani kedisiplan Abu Bakar dalam memimpin
Sebenarnya dalam memimpin itu tidak sulit, dengan kita menanam pribadi yang jujur, tidak ada keinginan ingin berkuasa, berpihak kebenaran, tahan keegoan dan lain sebagainya. Dan mengutamakan kesejahteraan rakyat dan tidak lupa untuk selalu menegakkan keadilan dengan mengikuti semua perturan yang telah dibuat. 

Keadilan Abu Bakar dalam memimpin menjadi sebuah contoh dan keteladan yang dapat kita ikuti. Keadilan beliau juga berlaku untuk diri kita sendiri yang tidak memiliki jabatan dalam Negara atau perusahaan. Sifat itu wajib ditanam dalam setiap manusia yang hidup di muka bumi ini. Semoga kita semua temaksud dalam orang yang memiliki sifat tersebut.