Amalan dan Keutamaan Bulan Muharram Yang Bisa Kita Kerjakan
Article

Amalan dan Keutamaan Bulan Muharram Yang Bisa Kita Kerjakan

  • 30 Jul 2022
  • Zahra Nur Azizah

Masuknya tahun baru Hijriah, diawali dengan bulan yang diagungkan oleh Allah SWT yaitu bulan Muharram. Saking diagungkan dan dimuliakannya, bulan Muharram terdapat banyak amalan dan keutamaan bulan Muharram yang baik untuk dikerjakan. Apa sajakah itu?

Amalan Bulan Muharram

Setiap amalan yang kita lakukan di bulan-bulan tertentu pastinya membuat kita berharap pahala dari Allah SWT.

Salah satunya  di bulan Muharram, kira-kira apa saja sih amalan yang bisa dilakukan? Simak dibawah sini.

1. Banyak Berpuasa
Rasulullah SAW mengajak kita, setiap umat Muslim untuk banyak melakukan puasa pada bulan Muharram, sebagaimana dalam sabdanya yang artinya : “Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, Muharram. Sementara salat yang paling utama setelah salat wajib adalah salat malam.”(HR. Muslim no. 1163, dari Abu Hurairah)

Dalam hadits tersebut telah jelas menyatakan bahwa kita disunahkan untuk berpuasa di bulan Muharram, terutama pada hari kesepuluh Muharram yang disebut dengan puasa Asyura. Begitu juga hari kesembilan yang disebut puasa Tasu’a. 

Imam Syafii pun pernah menyatakan dalam kitabny Al-Umm bahwa kita disunnahkan puasa dalam tiga hari sekaligus, yaitu pada tanggal 9, 10 dan 11 Muharram.

2. Menyambung Silaturahmi
Berikutnya adalah bersilaturahmi. Dari hal ini Rasulullah telah mengaitkan keimanan terhadap Allah SWT, baik itu melalui silaturahmi pemuliaan tamu sampai mengucapkan perkataan baik.

Terdapat hadis Bukhari dan Muslim tentang silaturahmi sebagai berikut yang artinya : "Dari Abu Hurairah RA, dari Nabi Muhammad SAW ia bersabda, "Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya. Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia menjaga hubungan baik silaturahmi dengan kerabatnya. Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam,” (HR Bukhari dan Muslim).

3. Berdoa
Bulan Muharram bulan pengawal tahun, di mana pada waktu awal tahun memberi kita perasaan yang kuat untuk semangat baru di tahun baru. 

Berdoa menjadi awal baik untuk kita mengawali segala aktivitas kita. Seperti Doa yang dipanjatkan oleh Rasulullah, yang disebutkan oleh Sayid Utsman bin Yahya dalam Maslakul Akhyar, yakni:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهَذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِه، وَالعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

Artinya: “Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan . Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.”

Doa awal tahun ini dibaca sebanyak tiga kali. Baiknya doa ini dibaca di malam satu Muharram.

4. Amalan Lainnya

Dilansir dari Lampung NU, ada beberapa amalan lain yang dapat kita lakukan di bulan Muharram di antaranya :

1. Melakukan salat.
2. Bersedekah.
3. Mandi.
4. Memakai celak mata.
5. Berziarah kepada ulama (baik yang hidup maupun yang meninggal).
6. Menjenguk orang sakit.
7. Menambah nafkah keluarga.
8. Memotong kuku.
9. Mengusap kepala anak yatim.
10. Membaca Surah al-Ikhlas sebanyak 1000 kali.

Keutamaan Bulan Muharram

Bulan Muharram juga merupakan salah satu bulan yang diistimewakan oleh Allah SWT, seperti sebuah hadis dari Abu Bakrah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda:

الزَّمَانُ قَدِ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ، ثَلاَثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ، وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِى بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ

Artinya: ”Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqo’dah, Dzulhijjah dan Muharram. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadal (akhir) dan Sya’ban,” (HR. Bukhari no. 3197 dan Muslim no. 1679).

Bulan Muharram juga sering dinamakan Syahrullah Al Asham, yang berarti bulan Allah yang sunyi.

Kenapa dinamakan demikian, karena bulan Muharram sangat terhormatnya bulan ini, di mana kita tidak boleh melakukan sedikitpun hal-hal buruk di bulan ini, karena melakukan dosa pada bulan ini dosanya dapat lebih besar.

Demikian . Semoga ibadah yang dikerjakan tersebut bernilai pahala dan dapat diterima oleh Allah SWT, aamiiin.