Cara Membayar Hutang Fidyah Menurut Islam
Article

Cara Membayar Hutang Fidyah Menurut Islam

  • 13 Oct 2021
  • Zahra Nur Azizah

Di dalam agama islam, Allah memerintahkan umatnya untuk berpuasa Ramadhan. Dimana puasa merupakan salah satu rukun islam. Seperi firman Allah dalam Q.S Al-Baqorah ayat 183 yang artinya, "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Tapi Allah memberikan keringanan bagi hambanya yang tidak dapat menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Mungkin karena sakit, sedang hamil dan menyusui, atau karena sudah lanjut usia sehingga tidak memungkinkan untuk berpuasa dan juga bagi perempuan yang sedang berhalangan juga tidak boleh berpuasa dan dapat menggantikannya di hari lainnya.

Hutang fidyah dibayarkan sesuai dengan jumlah puasa yang ditinggalkan. Tapi yang masih mampu menggantinya dengan berpuasa di hari lain tidak diharuskan untuk membayar fidyah. Karena yang wajib membayar fidyah ialah yang tidak bisa membayar hutangnya dengan berpuasa, maka wajib hukumnya untuk membayar fidyah sesuai dengan jumlah puasa yang ditinggalkan.

Siapa saja sih yang wajib membayar fidyah?
1. orang yang sakit parah dan diperkirana tidak akan sembuh.
2. Para orang tua yang sudah lanjut usianya.
3. Ibu hamil dan menyusui.

Lalu bagaiman cara membayar fidyah? Cara membayarnya bisa dengan menggunakan uang dan juga bisa dengan memberi makan satu orang mikin. Bagaiman cara membayarnya? Mari simak penjelasan dibawah ini.

Cara membayar fidyah dengan memberi makan satu orang miskin. Ada dua cara, yaitu:
1. Memasak makanan kemudian mengundang beberapa orang miskin kerumah, sesuai dengan jumlah hari yang ditinggalkan.
2. Memberikan makanan yang belum dimasak kepada satu orang miskin selama waktu puasa yang ditinggalkan.

Ukuran dalam membayar fidyah dengan memberi makan orang miskin ialah setenggah 1 sho atau 4 mud. Sedangkan 1 sho ini sekitar 3kg, berarti setengahnya 1kg. Itulah jumlah fidyah yang harus dikeluarkan seharinya. Jumlah berapa total semuanya sesuai dengan jumlah puasa yang ditinggalkan.

Cara membayar fidyah dengan uang
Membayar hutang fidyah dengan uang masih menjadi perdebatan bagi para ulama. Menurut kalanana hanafiyah, dibayarkan sesuai dengan takaran yang berlaku yaitu, 1kg makanan pokok per harinya kemudian dikonversi menjadi ruiah. Namun, didalam Al-quran Allah menjelaskan bahwa membayar fidyah sebaiknya dengan makanan pokok baik itu mateng maupun mentah. Q.S. Al-Baqorah ayat 184 yang artinya, "Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin."

Semoga informasi di atas bermanfaat.