Sehat Tidak Harus Mahal
Article

Sehat Tidak Harus Mahal

  • 14 Jul 2020
  • Difa Nur Fauziah

Pada saat ini sedang tren kegiatan bersepeda di kalangan masayarakat Indonesia, mulai dari mereka yang menjadikan sepeda sebagai alat olahraga, sebagai alat transportasi yang membuat hidup kita hemat dalam pengeluaran (perkiraan dari 20%-30%), hingga mereka yang hanya mengikuti tren, semuanya bercampur menjadi satu. Dengan kita bersepeda ternyata banyak sekali manfaat yang bisa kita rasakan khususnya bagi kesehatan kita sendiri, selain bersepeda adalah hal yang menyenangkan ternyata bersepeda juga meningkatkan kesehatan dan kebugaran. Apalagi jika kita rutin dalam melakukannya, kita akan merasa semakin sehat dan selalu merasa bahagia, sederhananya kita terbebas dari kemacetan setiap hari yang bisa membuat stres para pengendara mobil ataupun motor.

Bersepeda merupakan hal yang tidak memiliki batasan seberapa banyak ia dapat meningkatkan kesehatan pada tubuh, bahkan orang yang kurang sehat sekalipun mampu untuk bersepeda dan menghabiskan waktu maksimal 15 menit hingga 30 menit. Bayangkan jika kita semakin sering bersepeda, maka semakin cepat pula tubuh akan beradaptasi. Meskipun awalnya jika kita bersepeda tidak kuat, lama-lama kita akan merasa semakin nyaman olahraga dengan bersepeda. Jika sudah seperti itu, kamu bisa meningkatkan kemampuan pada diri kamu sendiri, dengan catatan kenali batasan dan jangan memaksakan diri, yang bisa mengakibatkan tidak baik bagi kesehatan. 

Setiap akhir pekan banyak pengendara sepeda atau pun komunitas sepeda memanfaatkannya untuk berkumpul sebagai tanda menyalurkan hobi mereka atau sebagai alat silaturahmi. Dengan adanya jalur khusus sepeda di beberapa kota bisa kita manfaatkan dengan semaksimal mungkin. Jika tidak suka keramaian, maka bisa gowes sepeda seorang diri. Bahkan bersepeda menggunakan jalurnya semakin membuat kita bebas menggoes kemanapun. Kaitan waktu pun bisa kita sesuaikan loh, mulai dari pagi hari, sore hari bahkan malam hari, karena masing-masing mempunyai sensasi tersendiri.

Semoga kegiatan goes ini tidak hanya menjadi tren semata, tetapi yang kita semua harapkan virus gowes ini makin menyebar, sehingga bersepeda dapat menjadi gaya hidup masyarakat Indonesia.