Sejarah Hari Guru Nasional
Article

Sejarah Hari Guru Nasional

  • 25 Nov 2021
  • Zahra Nur Azizah

Kamis, 25 November 2021 diperingati sebagai Hari Guru Nasional. Dimana Hari Guru ini bertepatan juga dengan sejarah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Tapi tahu tidak? Sebelum dinamakan PGRI ada loh sebutan lain. Mau tahu apa itu, mari simak sejarahnya di bawah ini.

Pada waktu zaman Jepang, di Indonesia dilarang membentuk sebuah organisasi yang bersifat pendidikan. Semua sekolah sampai Persatuan Guru Indonesia (PGI) tidak lagi beroperasi lagi. Kemudian pada tanggal 24-25 November tahun 1945 yang berlangsung di Surakarta, Kongres Guru Indonesia mengajak seluruh guru dan para kelompok nasional untuk bersatu membela Negara Republik Indonesia dalam meraih pendidikan. Karena hal tersebut, tanggal 25 November, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) didirikan. Dan setiap tanggal 25 November dijadikan sebagai hari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Lalu kenapa hari Guru Nasional diperingati bersamaan dengan hari Persatuan Guru Nasional? Itu bertujuan sebagai bentuk kita menghormati perjuangan seorang guru. 

Sebelum diganti, PGRI disebut dengan Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB). Dimana organisasi dibentuk pada zaman Belanda sebagai wadah perjuangan semua guru pribumi. Semua guru pribumi yang bergabung dalam PGHB ini mengajar di sekolah desa dan sekolah rakyat angka dua. Tujuan dibentuk organisasi ini supaya guru pribumi dapat menyamakan hal dan posisinya dengan Belanda. Sekitar tahun 1932, PGHB diubah menjadi PGRI. 

Dari sejarah perjalanan Hari Guru Nasional yang sudah dilalui oleh Persatuan Guru Republik Indonesia. Maka pemerintah Republik Indonesia dengan Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994, menetapkan sebagai hari lahir PGRI pada tanggal 25 November yang ditandai sebagai Hari Guru Nasional.