#KawanAksi, bagi sebagian orang, hujan mungkin dianggap sebagai penghambat aktivitas. Namun dalam Islam, hujan adalah salah satu momen paling sakral. Allah SWT menyebut hujan sebagai “Rahmat” yang menghidupkan bumi yang mati.
Lebih dari sekadar fenomena alam, saat hujan turun adalah salah satu waktu paling mustajab (mudah dikabulkan) untuk berdoa. Berikut adalah panduan amalan dan doa saat hujan turun sesuai sunnah:
1. Doa Saat Mulai Turun Hujan
Rasulullah SAW sangat bersyukur ketika melihat air turun dari langit. Beliau mengajarkan kita untuk membaca doa singkat namun penuh makna:
اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً (Allahumma shayyiban nafi’an) Artinya: “Ya Allah, turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat.” (HR. Bukhari)
Dengan membaca doa ini, kita memohon agar hujan yang turun membawa keberkahan bagi tanaman, cadangan air, dan kesejukan, bukan membawa bencana atau musibah.
2. Mengambil Keberkahan Air Hujan
Tahukah kamu? Rasulullah SAW terkadang sengaja menyingkap sedikit pakaiannya agar terkena tetesan air hujan. Beliau bersabda bahwa hujan itu “Baru saja diciptakan oleh Tuhannya” (HR. Muslim). Hal ini mengajarkan kita untuk tidak mencela hujan, melainkan mensyukurinya sebagai ciptaan yang membawa rahmat baru.
3. Berdoa di Waktu Mustajab
Hujan adalah momentum emas untuk meminta apa saja (hajat dunia maupun akhirat). Rasulullah SAW bersabda:
“Dua doa yang tidak tertolak: doa ketika adzan dan doa ketika turun hujan.” (HR. Al-Hakim)
4. Doa Saat Hujan Lebat/Khawatir Bencana
Jika hujan turun sangat deras dan dikhawatirkan membawa bahaya, Rasulullah SAW membaca:
(Allahumma hawalaina wala ‘alaina…) Artinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami.” (HR. Bukhari)
Kesimpulan untuk #KawanAksi
Jangan lagi mengeluh saat hujan datang. Jadikan rintik hujan sebagai pengingat untuk terus bersyukur dan memohon kepada-Nya. Mari jemput keberkahan di setiap tetesan air yang jatuh ke bumi.
