Menjalankan rutinitas pekerjaan atau studi di tengah ibadah puasa sering kali dianggap sebagai tantangan besar. Penurunan asupan glukosa ke otak cenderung membuat konsentrasi menurun dan rasa kantuk meningkat di jam-jam kritis. Namun, puasa sebenarnya bukan penghalang bagi #KawanAksi untuk tetap beraktivitas normal dan berprestasi.
Dengan manajemen waktu dan energi yang tepat, Anda bisa mengubah bulan Ramadan menjadi bulan yang paling produktif sepanjang tahun. Berikut adalah strategi praktisnya:
1. Skala Prioritas: Gunakan Metode “Eat the Frog”
Di pagi hari setelah Subuh hingga jam 10 pagi, otak biasanya berada dalam kondisi paling fokus karena cadangan energi dari sahur masih optimal.
- Strategi: Selesaikan tugas-tugas tersulit dan paling membutuhkan konsentrasi di pagi hari. Simpan tugas ringan atau rutin (seperti mengecek email atau merapikan berkas) untuk dikerjakan di siang hari saat energi mulai menurun.
2. Kelola Jam Tidur secara Konsisten
Aktivitas malam yang padat seperti tarawih dan bangun sahur sering kali memangkas waktu tidur. Kurang tidur adalah musuh utama produktivitas.
- Tips: Hindari begadang untuk hal yang tidak mendesak. Cobalah untuk tidur lebih awal setelah salat tarawih agar tubuh tetap mendapatkan fase Deep Sleep. Gunakan waktu istirahat siang untuk tidur singkat selama 15 menit agar saraf otak kembali rileks.
3. Kendalikan Paparan Layar (Screen Time)
Di saat puasa, mata cenderung lebih cepat lelah. Paparan cahaya biru dari gadget secara berlebihan dapat memicu sakit kepala dan kelelahan mental.
- Tips: Gunakan teknik 20-20-20 (setiap 20 menit melihat layar, alihkan pandangan ke benda sejauh 20 kaki selama 20 detik) untuk menjaga kesegaran mata selama bekerja.
4. Aktivitas Fisik Ringan
Jangan berhenti bergerak. Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki singkat atau peregangan di meja kerja (stretching) dapat membantu melancarkan aliran oksigen ke otak, sehingga rasa kantuk bisa teratasi tanpa harus mengonsumsi kafein.
Sedekah sebagai Penenang Jiwa
Bekerja adalah ibadah, dan produktivitas akan terasa lebih bermakna jika dibarengi dengan kepedulian sosial. Saat kita berjuang menjalankan aktivitas normal dengan rasa lapar, ingatlah bahwa ada banyak saudara kita yang harus bekerja ekstra keras namun tidak memiliki kepastian makanan untuk berbuka.
Salurkan sebagian rezeki #KawanAksi untuk memberikan paket buka puasa bagi mereka yang membutuhkan melalui: 👉 Infaq Wujud Aksi Nyata – Sedekah Ramadan
