Dalam menjalani rutinitas sehari-hari, sering kali kita terjebak dalam otomatisme. Kita makan, bekerja, berkendara, hingga tidur begitu saja tanpa jeda sejenak untuk mengingat Sang Pencipta. Padahal, ada satu kalimat ringan di lisan namun memiliki dampak luar biasa bagi kualitas hidup kita, yaitu mengucapkan Basmalah (Bismillahirrahmanirrahim).
Mengucapkan Basmalah merupakan kunci pembuka pintu keberkahan dan perlindungan Allah SWT. Mari kita bedah mengapa kalimat singkat ini begitu dahsyat pengaruhnya.
1. Memutus Mata Rantai Keburukan
Rasulullah ﷺ memberikan edukasi penting bahwa segala urusan yang baik, jika tidak dimulai dengan menyebut nama Allah, maka urusan tersebut akan terputus keberkahannya. Beliau bersabda:
“Setiap perkara penting yang tidak dimulai dengan ‘Bismillahirrahmanirrahim’, maka amalan tersebut terputus (kurang keberkahannya).” (HR. Al-Khatib dalam Al-Jami’, dinilai hasan oleh sebagian ulama).
Dengan mengucapkan Basmalah, kita secara sadar sedang “mengundang” Allah untuk hadir dan menaungi aktivitas tersebut, sehingga apa yang kita kerjakan tidak menjadi sia-sia.
2. Mengubah Aktivitas Dunia Menjadi Investasi Akhirat
Inilah keindahan Islam. Aktivitas yang sifatnya keduniawian seperti makan, minum, atau bekerja, bisa berubah statusnya menjadi Pahala Ibadah hanya dengan satu kalimat: Bismillah.
Ketika seseorang mengucapkannya, ia sedang meniatkan bahwa aktivitasnya dilakukan karena Allah dan untuk mencari ridha-Nya. Tanpa Basmalah, makan hanyalah pengenyang perut; namun dengan Basmalah, makan menjadi kekuatan untuk beribadah.
3. Tameng dan Perlindungan dari Gangguan Syaitan
Basmalah adalah kalimat yang membuat syaitan merasa kecil dan tak berdaya. Rasulullah ﷺ mengajari kita bahwa ketika kita menutup pintu, makan, atau melepaskan pakaian dengan menyebut nama Allah, maka syaitan tidak akan bisa ikut campur di dalamnya.
Dalam sebuah hadits, Rasulullah ﷺ bersabda:
“Apabila seseorang masuk ke rumahnya lalu dia menyebut nama Allah ketika masuk dan ketika makan, maka syaitan akan berkata (kepada teman-temannya): ‘Tidak ada tempat menginap dan tidak ada makan malam untuk kalian’.” (HR. Muslim).
4. Menghadirkan Ketenangan dan Kepercayaan Diri
Secara psikologis, mengucapkan “Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang” memberikan sugesti positif bahwa kita tidak berjuang sendirian. Ada Zat Yang Maha Besar yang membersamai langkah kita. Hal ini menurunkan tingkat kecemasan dan meningkatkan optimisme dalam menyelesaikan tugas sesulit apa pun.
Mulailah Segalanya dengan Bismillah
#KawanAksi, kekuatan Basmalah terletak pada pengakuan kita akan kemahakuasaan Allah dan keterbatasan kita sebagai manusia. Mari kita biasakan lidah kita untuk selalu memulainya dari hal terkecil: membuka mata, memakai sepatu, hingga mulai mengetik di meja kerja.
Semoga dengan Basmalah, setiap lelah yang kita rasakan berubah menjadi lillah (karena Allah) dan membawa keberkahan bagi keluarga di rumah.
Mulailah langkah kebaikanmu hari ini dengan berbagi kepada sesama: Wujud Aksi Nyata – Sedekah Berkah